festival
shodaqoh jariah ramadhan
@ ifthor jamai [23102004]
@ baksos ~ bazaar ramadhan[24102004]
@ santunan anak yatim & dhuafa[30102004]
@ lomba adzan&tilawah anak [31102004]
@ itikaf ramadhan[3-12 Nov 04]
Lelaki Kecil di Balik Jendela Wednesday, October 27, 2004
Ramadhan datang lagi, berarti akan banyak para dermawan yang datang ke perkampungan kumuh tempat aku tinggal. Minggu lalu suasana di perkampungan kumuh kami dipenuhi oleh hiruk pikuk ibu-ibu pengajian yang datang untuk mengadakan bakti sosial menjual sembako murah, baju-baju bekas yang masih layak pakai. Ibu-ibu yang berpakaian bagus-bagus itu sepertinya tidak kuat menahan bau sampah dan lalat yang menyambut kedatangan mereka. Sesekali mereka menutup hidung dan menepis lalat-lalat yang menggerumuti. Inilah kehidupan kami. Tentu saja berbeda dengan rumah ibu-ibu yang besar dan rapi.
Rumah kami adalah rumah-rumah dari seng-seng bekas yang disusun menjadi dinding, pintu dan atap di pinggiran kota Jakarta. Di depan perkampungan kami dipenuhi gerobak-gerobak sampah sehingga lalat-lalat yang gemuk berterbangan di mana-mana.
Ramadhan kali ini aku tidak bisa ikut antrian karena telapak kakiku terkena pecahan kaca yang sudah berkarat saat memulung bersama bapak, hingga kakiku bengkak. Tapi aku tetap berpuasa, aku hanya bisa duduk di balik jendela seng tanpa kaca yang sengaja dibuat bapak agar ada udara masuk. Ini adalah satu-satunya jendela di rumahku. Aku suka sekali duduk disini. Aku perhatikan ibu-ibu itu ramah-ramah dan semangat sekali melayani pembeli. Aku perhatikan juga adik-adikku yang sibuk ikut-ikutan memilih baju-baju yang dijual dengan harga Rp.500 - Rp.1000, baju untuk lebaran, kata emak.
Tadi aku beri adik-adikku uang Rp. 3000 agar mereka bisa memilih baju-baju yang disukainya. Adik-adikku tertawa bahagia. "horeee ... aku punya baju lebaran," begitu riangnya.
Di perkampungan kami semuanya adalah pemulung, tidak ada yang mengemis. Kata bapakku, tangan diatas lebih baik daripada tangan di bawah, jadi kami kerja apa saja asal halal. Walaupun sebetulnya bapak tidak ingin aku ikut-ikutan memulung, tapi aku tidak tega melihat bapak yang semakin hari semakin kurus karena sakit batuknya yang tak kunjung sembuh.
Sewaktu aku harus putus sekolah hanya sampai kelas 4 SD, bapak menangis meminta maaf dan memelukku, bapak tidak mampu membiayai sekolahku, tidak apa, aku akan belajar sendiri, walapun aku merasa sangat sedih sekali. Umurku sekarang 13 tahun, aku suka membaca dan Alhamdulillah, bang Hasan, yang punya kios majalah di depan gang sering berbaik hati membolehkan aku membaca majalah dan buku-buku di kiosnya. Kata bang hasan, kalau banyak membaca buku yang isinya bagus, nanti bisa cepat pintar. "Aku mauuu sekali jadi orang pintar ...!!"
Bila aku bisa sekolah tinggi dan punya rezeki banyak aku ingin seperti Rasulullah yang sangat dermawan, yang kata bapakku, Rasulullah bersedekah di bulan ramadhan seperti angin yang berhembus, terus menerus tiada henti. Bapak sering bercerita tentang Rasulullah dan bapak amat penolong. Itulah yang membuat bapak disegani oleh tetangga-tetangga disini, karena bapak suka bersedekah dengan tenaganya. Bapak bilang, walaupun tidak punya uang bukan berarti kita tidak bisa bersedekah. Kita bisa Bantu-bantu apa saja walau sama-sama kesusahan.
Ah bapak, aku suka menangis diam-diam dalam shalatku dan berdoa selalu untuk bapak dan emak agar mereka diberi kesabaran.
Minggu pagi ini ada lagi yang datang, kakak-kakak yang masih muda dan ramah-ramah juga. Menurut bapak, mereka dari kelompok sosial yang beberapa diantaranya adalah dokter-dokter yang baru lulus, kali ini mereka memberi kami bingkisan lebaran, buku-buku bacaan, pembagian makanan bergizi dan kami pun semua diperiksa kesehatan oleh kakak-kakak dokter yang amat baik hati. Aku tetap hanya bisa melihatnya dari jendela rumahku, tiba-tiba ada dua orang kakak dokter yang berbaju putih masuk ke rumahku, katanya dia diberitahu adikku bahwa ada yang sakit di dalam, dan aku diperiksa, diberi obat, diajak mengobrol dan diberi buku-buku. Banyak sekali.
Terimakasih ya Allah, setelah itu mereka mengumpulkan anak-anak dan bercerita tentang kasih sayang Allah, Rasulullah dan banyak lagi, ada juga yang mengajari membaca dan mengaji. Dan akhirnya acara selesai, mereka pamit pulang. Ah, seandainya ini bisa berlanjut tidak saja di bulan ramadhan, ingin rasanya aku teriakan ke kakak-kakak di luar bahwa kami ingin belajar. Apakah kakak punya waktu untuk mengajari kami membaca, menulis, mengaji, berhitung dan sebagainya? Kami tidak mengharap untuk diberi bingkisan atau apa pun. Tapi kami ingin belajar. Sekolah terlalu mahal untuk kami. Tapi lidahku kelu, tidak bicara apa pun sampai rombongan mereka pergi.
Selalu saja mereka datang untuk kemudian pergi, dan entah kapan lagi datang kembali, ramadhan tahun depankah? Kenapa harus menunggu ramadhan tahun depan? Kami khawatir, ramadhan tahun depan perkampungan kami sudah digusur dan dibuldozer. Dan kami khawatir, di bulan-bulan lainnya, akan datang kembali kakak-kakak yang memberikan makanan, uang, mengajar kami membaca tapi setelah itu kami harus ikut mereka bernyanyi-nyanyi di gereja. Bapak marah besar dengan orang-orang itu. Sehingga sekarang mereka tidak berani lagi ke rumah-rumah seng kami.
Dari aku, kami, anak-anak pemulung yang punya semangat belajar. Tapi hanya bisa memandangi gedung-gedung sekolah tanpa bisa memasuki kelas-kelasnya. Adakah yang peduli untuk berbagi?.
12 Ramadhan 1425 H,
@dini auliya
www.eramuslim.com
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 1:52 PM
Kampung Muka RW 04, Ancol Tuesday, October 26, 2004
Kampung Muka merupakan kawasan padat penduduk, terletak di dekat rel kereta api, masuk dalam kelurahan Ancol, Jakarta Utara. Sebagian besar warga yang menempati kawasan tersebut adalah pendatang, yang mempunyai pekerjaan tidak tetap sebagai buruh kasar atau pedagang kaki lima.
Warga menempati rumah-rumah kayu dengan beralaskan tanah yang merupakan rawa-rawa sampah. Tiap rumah tidak mempunyai fasilitas primer seperti kamar mandi, sumur dan WC. Sehingga warga menggantungkan keperluan hajatnya melalui fasilitas WC dan Kamar Mandi Umum yang didirikan di tempat-tempat tertentu.
Tanah yang mereka tempati merupakan tanah illegal yang sewaktu-waktu bisa digusur, secara sah tanah tersebut adalah milik PJKA. Hampir sebagian besar warga di Kampung Muka adalah dhuafa. Menurut data yang diperoleh sebanyak 300 lebih merupakan anak yatim dan 162 orang dhuafa. Tak lama berselang, beberapa waktu yang lalu kampung tersebut mengalami kebakaran. Dan juga tersiar issue bahwa kampung tersebut akan digusur.
surveyor :: Anto
Sabtu, 30 Oktober 2004
Santunan Anak Yatim dan Dhuafa
Kami mengajak teman2 semua untuk ikut serta menyisihkan sebagian rezekinya untuk disumbangkan sebagai santunan anak yatim dan dhuafa. FDA berencana akan memfasilitasi dana-dana yang tersedia untuk 100 orang dhuafa.
Mengingat daerah tersebut belum lama lalu mengalami musibah kebakaran, maka kami juga membuka kesempatan bagi temen2 mengumpulkan pakaian layak pakai lagi untuk dihibahkan ke warga Kampung Muka. Temen2 yang kemaren blum sempat menyumbangkan pakaian karena telat atau blum sempet ngumpulin, bisa dikoletifkan lagi sekarang. Paling lambat hari Jumat, 29 Oktober 2004.
Bantuan berupa dana bisa di transfer melalui rekening BCA a/n Upik Herlina / 094 000 2851. Sedangkan bantuan pakaian layak pakai bisa langsung di sampaikan ke mesjid Al-Falah, BendHil, Jakarta Pusat.
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi
Anto :: 08128698757
Tyo :: SulistyoT@Limas.com
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 10:16 AM
berbagi cinta di bulan ramadhan
Ramadhan, bulan ketika kita diantarkan untuk mengendalikan hawa nafsu. Orang yang berpuasa adalah orang menempatkan kehendak Allah diatas kehendaknya sendiri. Ketika siang hari, keinginannya adalah makan dan minum dan keinginan Allah adalah supaya ia tidak makan dan minum. Orang yang berpuasa akan mengutaman keinginan Allah itu, meskipun lapar, ia tidak akan memenuhi keinginannya tersebut, begitu halnya dalam mengendalikan hawa nafsu.
Dalam salah satu buku dituliskan bahwa sebetulnya setiap hari kita dihadapkan pada dua pilihan : Apakah akan memenuhi kehendak Allah atau memenuhi kehendak sendiri. Bila kita mempunyai kelebihan harta, Allah berkehendak agar kelebihan itu dibagikan kepada hamba-hamba-Nya. Tetapi sering kali jika kita mempunyai kelebihan rezeki, kehendak kita adalah memakai kelebihan itu untuk memenuhi keperluan-keperluan kita sendiri. Kita tumpuk makanan berlebih, untuk kita santap saat berbuka puasa seakan menjadi suatu kompensasi akan ketidakmakanan dan ketidakminuman kita disiang hari.
Di bulan puasa ini marilah kita kesampingkan kehendak kita itu tersebut. Kita utamakan kehendak Allah Swt dengan bersedekah sebanyak-banyaknya kepada fakir miskin, anak yatim dan kaum dhuafa. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Wahai sekalian manusia, sebarkan salam, berilah orang miskin makan, sambungkan tali kekeluargaan dan shalatlah pada waktu malam ketika semua manusia tidur, niscaya kalian masuk Surga dengan selamat. " (HR.At-Tirmidzi )
Kini saatnya untuk kita untuk saling berbagi & berempati untuk menumbuhkan jiwa sosial, agar nantinya hati ini mudah peka dengan penderitaan orang lain, dapat merasakan kesusahan orang lain dan membantu semampu yang kita bisa, baik berupa materi maupun bantuan moril.
Mari kita jadikan ini sebagai langkah awal /motivasi agar dibulan-bulan berikutnya agenda berbagi menjadi agenda rutin harian kita. Banyak hal-hal kecil yang dapat kita biasakan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan cinta ke sesama, walaupun hanya dengan memberikan kepingan-kepingan uang logam bagi anak-anak jalanan yang mengamen, sengaja menyisihkan sebagian rizqi yang berlebih untuk dialokasikan kepada mereka yang kekurangan, serta menyediakan sedikit waktu untuk berinteraksi. InsyaAllah akan tumbuhlah rasa kasih sayang dan cinta kasih tersebut, dan membuat kita semakin bersyukur dengan segala nikmat yang Allah karuniakan kepada kita.
@dini auliya
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 8:58 AM
report :: bazaar ramadhan Monday, October 25, 2004
"Mbak mo bayar.."
"Mana Pak..???"
"Ini..", sambil nunjuk ke diri sendiri.
"Yang mana Pak??", bingung...
"Yaaa ini mbak.. udah dipakai tadi sekalian.. hehehee..."
Setelah sukses mendapat pakaian yang diinginkan, pembeli ngasih kupon bazaar plus uangnya ke panitia. And then panitia ngecontreng kupon itu berdasarkan jumlah barang yang dibeli dan asal post pengambilan barang.
Si bapak tadi dengan girangnya nyari pakaian satu lagi buat ngegenepin belanjaannya jadi seribu. Milih.. milih.. milih.. dan dapeeet..!! Walhasil beliau dapet kaos bola warna kuning (yang udah dipakainya) dan kaos yang laen.. Ngeliat si bapak dapet kaos bola yang bagus, orang2 yang ngeliat jadi pengen.. n ikutan nyerbu nyariin kaos bola... "Kali ajah ada lagi Pak.. ubeekk teruus.. semangat ya!!!"
Itulah sekelumit gambaran jual beli yang terjadi di post I. Panitia mendirikan 4 post di lokasi bazaar. Untuk tiap post dijaga minimal 3-4 orang ditambah para panitia bodyguard di pintu masuk dan pintu keluar. Kupon dibagikan pada kurang lebih 136 KK , dan tiap kupon dibatasi 5 pakaian saja. Hal ini dilakukan agar semua KK mendapatkan bagian. Bazaar PLP baru di obral besar2an tanpa kupon setelah sekitar 45 menit transaksi berjalan.
Alhamdulillah penduduk di lokasi bazaar sangat kooperatif, mereka menyediakan tenda alakadarnya untuk mengantisipasi panasnya matahari, karena kebetulan acara digelar jam 13.00tengah hari.
Seperti yang telah diinformasikan jumat lalu, lokasi bazaar ramadhan adalah di depo - benhil, tempat pemukiman para pemulung dan tukang sampah. Ada sejengkal tanah kosong dipinggir jalan, seyogyanya tanah itu merupakan tempat pembuangan sampah, akan tetapi jika hari beranjak siang, sampah2 tersebut akan dibersihkan.
Tak jauh dari tanah lapang itu terdapat sekitar 4 rumah yang menghadap ke lokasi pembuangan sampah. Kemudian terdapat jalan setapak di belakang rumah2 tersebut, dan jika ditelusuri ke belakang akan didapati rumah2 lainnya. Mereka sangat familiar dengan bau yang tak sedap dan lalat2 yang berkerumun di tumpukan2 sampah yang menggunung di sekitar mereka. Meski keadaan lingkungan rumah mereka yang memprihatinkan, tetap terlihat s e n y u m dan guratan bahagia di wajah mereka. Semoga hari2 tetap mereka lalui dengan keshabaran, kebahagiaan dan penuh rasa syukur. Semoga Allah tetap menjaga keimanan dan memberikan rahmat serta berkahNya yang tak terbatas. Amin.
"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh" [An Naml : 19]
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 2:10 PM
report :: iftor jama'i
Alhamdulillah acara ifthor jama'i berjalan dengan lancar :) Peserta ifthor kurang lebih berjumlah 60 orang, terdiri dari siswa/i, pengurus mahad serta para pengajar dan keluarganya. Acara di mulai pukul 17.00, tausiyah disampaikan oleh Ust. Idrus Yusuf, S.Ag.
Makasih bwt temen2 yg kemaren udah nyumbangin KuE2nYa yang cantik2 dan of course enaak2. Subhanallah, ternyata menurut sumber yang terpercaya, kue2nya [bLacKfOrEsT, pUKis, RisOLes] bikinan sendiri lho...!!! kalo ada yang mo pesen... silahkan ajaa yaa... kali ajah beliau menerima order.. ;;) Ditanggung gak akan kecewa deehh.. kalo gak percaya?!?! sok atuh diconfirm ama yg udah maem banyak kemaren...:P
Abis sholat, time to sortiiirr!!! Pakaian2 layak pakai yang sebelumnya ditampung di kardus2 n plastik2, malam itu di tumpahin semua di karpet.. dan Alhamdulillah ternyataa.. buanyak buangeeetttt... :) Jumlah?!!? 2 KaRdUs & 2 rEcYCLe bAg yang gede.
Penyortiran ditutup setelah mbahas skenario penjualan dan hal2 teknis lainnya. Time to sleep... :)
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 9:13 AM
d e p o Friday, October 22, 2004
paKaiAN LaYaK pAkAi
b a Z a a R
Ahad, 24 Oktober 2004
RT 15 RW 06, Depo, BendHil
[pemukiman pemulung & tukang sampah]
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 1:14 PM
keutamaan tarawih & tahajjud Thursday, October 21, 2004
Ada pendapat dari kalangan ulama yang menyatakan bahwa shalat tarawih merupakan sholat tahajudnya bulan Ramadhan. Penyamaan shalat tarawih dan sholat tahajjud ini berdasarkan atas keterangan dari hadits 'Aisyah bahwa shalat malamnya Rasulullah SAW itu tidak lebih dari 11 rakaat baik di dalam ramadhan ataupun di luar ramadhan.
Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah di dalam ramadhan dan di luar Ramadhan dari 11 rakaat. (HR. Bukhari).
Pendapat lain menyatakan bahwa shalat tarawih merupakan shalat sunnat khusus yang dilakukan hanya di bulan ramadhan dan yang biasanya oleh kita dikerjakan secara jamaah setelah shalat Isya' di masjid. Sedangkan shalat tahajud merupakan shalat sunnah yang dilakukan pada bulan ramadhan dan bulan diluar bulan ramadhan. Dilakukan setelah bangun malam, artinya harus didahului dengan tidur sebelumnya.
Menilik dari kedua pendapat ini, semoga kita bisa menggarisbawahi sendiri bahwasannya shalat tarawih itu merupakan salah satu amaliyah di bulan ramadhan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW, yang kedudukannya bisa menyerupai shalat tahajud. Dan sangat tidak menutup kemungkinan untuk kita sambil menunggu jam sahur tiba, kita melaksanakan sholat tahajud setelah sebelumnya shalat tarawih jamaah di masjid.
Bila keadaan membuat mata terasa berat karena kantuk sehingga kita hanya bisa melakukan ibadah sahur saja, maka bergembiralah kita karena sebelumnya kita telah melaksanakan ibadah shalat tarawih di mesjid. Sehingga tidak lepaslah kita dari ibadah-ibadah sunnat di malam bulan ramadhan.
Allah yang Maha Pemurah menjadi lebih pemurah lagi di bulan ramadhan. Dilipatkangandakan-Nya perhitungan pahala orang yang berbuat kebajikan. Siapa saja yang melakukan ibadah sunnah dihitung melakukan kewajiban dan yang melakukan kewajiban dilipatkangandakan pahalanya 70 kali dibandingkan dengan melakukan kewajiban di luar bulan Ramadhan.
"Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan kebajikan (sunnah), dinilai sama melakukan fardhu di bulan lain. Siapa saja yang melakukan fardhu, dinilai 70 kali melakukan fardhu di bulan lain. (HR Ibn Khuzaimah)"
...selangkahku pada-Mu, seribu langkah Kau padaku...
"Ya Allah... Nikmat apalagi yang dapat aku dustakan..?"
wallahualam bishawab
@brownhieze
dirangkum dari ::
"indahnya ramadhan :: ramadhan.org"
"antara shalat tarawih, witir dan tahajud :: syariahonline.com"
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 9:27 AM
amaliyah ramadhan ~ 2 Wednesday, October 20, 2004
Amaliyah-amaliyah lain yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain...
4 Q i Y a M __ R a m A d H a N
Diantara kegiatan ibadah2 Rasululullah selama bulan Ramadhan ialah ibadah Qiyam al-lail (Shalat tarawih) yang dilakukan bersama dengan para sahabat. Disaat Rasulullah khawatir akan diwajibkannya shalat tarawih secara berjamaah, akhirnya beliau tidak melakukannya. (HR.Bukhari dan Muslim).
5 mEmpErhAtIkAn HArmOni kEluArgA
Sekalipun puasa adalah ibadah yang khusus diperuntukkan kepada Allah, yang memang juga mempunyai nilai khusus dihadapan Allah, agar hal tersebut dapat terealisasi dengan lebih baik, maka rasulullah justru mensyariatkan agar selama berpuasa umat tidak mengabaikan harmoni dan hak-hak keluarga. Seperti yang diriwayatkan oleh istri-istri beliau, Aisyah dan Ummu Salamah RA, Rasulullah adalah tokoh yang paling baik untuk keluarga, dimana selama bulan Ramadhan tetap selalu memenuhi hak-hak keluarga beliau. Bahkan ketika Rasulullah berada dalam puncak praktek ibadah shaum yakni I'tikaf, harmoni itu tetap terjaga
6 i ' t i K H a F
Diantara amaliyah sunnah yang selalu dilakukan Rasulullah pada bulan Ramadhan adalah I'tikaf, yakni berdiam diri dimesjid dengan niat beribadat kepada Allah. Abu sa'id al Khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah melakukan I'tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan dan paling sering pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Ibadah yang penting ini sering dianggap berat oleh kaum muslimin, sehingga banyak yang tidak melakukannya. Tidak aneh kalau Imam Az-Zuhri berkomentar, "Aneh benar keadaan orang Islam, mereka meninggalkan I'tikaf, padahal Rasululullah tidak pernah meninggalkannya sejak beliau datang ke madinah sampai beliau wafat."
7 rAMadHan buLaN tAuBat meNuju fiTRaH
Selama sebulan penuh,umat Islam berlomba kembali kepada Allah yang maha pemurah lagi maha pengampun. Allah mengatakan bahwa Dia setiap malam bulan ramadhan membebaskan banyak hamba-Nya dari api neraka (HR.Tarmidzi dan Ibnu Majah). Oleh sebab itu, ramadhan adalah kesempatan emas agar ketikan mereka selesai melaksanakan ibadah puasa, mereka benar-benar kembali kepada Fitrahnya
::diambil dari buletin ShoutulFalah
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 10:46 AM
bazaar ramadhan Monday, October 18, 2004
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah
adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji.
Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.
Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."
[Al-Baqarah : 261]
Ahad, 24 Oktober 2004
InsyaAllah FDA akan mengadakan baksos, berupa ::
penjualan pakaian layak pakai, pembagian sembako dan santunan ke dhuafa
[liat detail]
tEmeN2 iKutAn Yuuuk...
*Ngumpulin pakaian bekas layak pakai...
Selain ngerbersihin lemari... insyaAllah pakaian2 layak pakai tersebut bermanfaat untuk sodara2 kita yg membutuhkan...
* NyumBanG SeMbako
Temen2 bisa menyumbangkan/menjual murah sembako berupa beras, gula, sirup, biskuit dan sebagainya...
* dAnA
Untuk santunan dhuafa, bantuan dana dapat ditransfer ke rekening BCA a/n Upik Herlina / 094 000 2851.
Semoga keikhlasannya bisa membawa rahmat dan berkah di bulan suci ini.. Amin
Bantuan barang/dana bisa langsung diantar ke masjid alfalah_benhil_jakpus
::aLfALah_5708633,5727978/tYo/diNi/sis_081586222572/anto_08128698757::
@ m u t i a r a h a d i s t @
"Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan, ketika bertemu Jibril as, sungguh kedermawaan beliau saat itu lebih kuat daripada angin bertiup" [HR Muttafaqun]
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 1:33 PM
amaliyah ramadhan
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa"
(QS.Al-Baqarah:183)
Alhamdulillah ALLAH Swt benar-benar mempertemukan kita dengan ramadhan tahun ini. Karena itu kehadirannya niscaya tIdAk aKAn kiTa sIa-siAkaN karena ia merupakan bulan tazkiyatun nafs (pembersihan jiwa), Riyadhoh ruhiyah (olah rohani), bulan tarbiyah (Pembinaan), bulan Taqorrub kepada Allah SWT, mulai dari membaca Al-Quran, Qiyamulail, Itikaf, dll.
Diantara amaliyah-amaliyah ramadhan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut::
1 s H Y i a M
Rasulullah SAW bersabda,: "Barang siapa mengerjakan puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, Maka diampunilah dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari dan Muslim)
2 T i L A w a H __ A l - q u R a n
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur-an (QS 2:185). Pada bulan ini malaikat Jibril pernah turun dan menderas Al-qur'an dengan Rasulullah SAW (HR. Bukhari).
Maka tidak aneh jika Rasulullah SAW lebih sering membacanya pada bulan Ramadhan.
Imam Az-Zuhri pernah berkata "Apabila datang ramadhan maka kegiatan utama kita (selain Shiyam) ialah membaca Al-Quran". Hal ini tentu saja dilakukan dengan tetap memperhatikan tajwid dan esensi dasar diturunkan Al-qur'an untuk ditadabburi, dipahami, dan diamalkan (QS. Shod:29)
3 I t h ' a m __ A t h - T h o ' a m
Salah satu amaliyah Ramadhan Rasulullah adalah memberikan ifthor (santapan berbuka puasa) kepada orang-orang yang berpuasa. Seperti sabda beliau:" Barang siapa yang memberi ifthor kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang-orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut" (HR. Tarmudzi dan An-Nasa'i)
...insyaAllah bersambung...
::diambil dari buletin ShoutulFalah
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 9:46 AM
ifthor jamai Saturday, October 16, 2004
Allahumma laka shumtu, wa bika amantu, wa 'ala rizqika afthartu, birahmatika ya arhamarraahiimin
Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa dan untuk-Mu lah aku beriman dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang..
Yuk.. bukA puAsa bAreng... Yuk...
Mesjid AlFalah - 23 Oktober 2004 / 16.00 WIB
Tausiyah "Islam sumber cinta dan kasih"
Ust. Zainal Hakim, Lc (Al-Hafidz)
Infaq per-orang Rp 5.000,00
::Registrasi
Mahad Al-Falah Benhil No 44 / 5708633, 5727978
ato confirm via imel ke tYo / diNi
silahkan liat pROpOsaL untuk detail acara
eNBe :: terbuka untuk selain mahasiswa mahad, pengajar + keluarga dan alumni...
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 3:11 PM
marhaban ya Ramadhan... Friday, October 15, 2004
Alhamdulillah, ramadhan telah tiba... bulan suci yang penuh dengan kebaikan, keberkahan dan ampunan, bulan dimana pahala dilipat gandakan. r.A.M.a.d.H.A.n waktu untuk tiap muslim berlomba-lomba meningkatkan amal dan ibadahnya dengan harapan mendapatkan ridho dan ampunan dari Yang Maha Pengasih A l l a h s.w.t
Forum Dakwah Mahad Al-Falah insyaAllah akan kegiatan f.A.J.a.R r.A.M.a.d.H.A.n (Festival Shodaqoh Jariah Ramadhan) 23 Oktober - 13 November 2004. Kegiatan tersebut berbentuk : Ifthor Jamai (Buka Puasa Bersama), Santunan bagi Yatim dan Dhuafa, Bazar Ramadhan, lomba adzan dan tilawah anak serta Itikaf Ramadhan.
Bantuan atau dukungan berupa dana atau barang dapat disalurkan pada:
Sekretariat FDA/Mahad Al-Falah ::
Jalan bendungan hilir no:44 Jakarta Pusat, (021)5727978/5708633
Transfer rek. BCA a/n Upik Herlina, 094 000 2851.
dikutip dari proposal fajar ramadhan forum dakwah alfalah
**meraih indahnya fajar ramadhan** ~ 4:10 PM
|
f d a
Forum Dakwah Al-Falah dibentuk tanggal 21-22
April 2001 di Cibubur dan diresmikan oleh yayasan/mahad Al Falah bulan
Desember 2001. Keanggotaan organisasi FDA meliputi mahasiswa mahad, pengurus
mahad, alumni dan masyarakat sekitar.
Pembina FDA: Ust. Ahmad Aldry, Lc ketua FDA : Ali Saptono
Masjid Al-Falah
Jl. Bendungan Hilir Raya No 44
Jakarta Pusat 5708633, 5727978
sekapur sirih
Alhamdulillah, fajarramadhan . blogspot . com telah dapat terealisasikan. Blog ini merupakan sarana dakwah, informasi, silaturahmi dan sebagai wadah sosialisasi program-program fajar ramadhan.
Dakwah adalah kewajiban setiap umat muslim, untuk itu kami berharap partisipasi sahabat-sahabat sekalian untuk aktif berpartisipasi mengisi blog ini dengan hal-hal yang manfaat demi kelancaran dakwah
Kami menerima partisipasi sahabat-sahabat sekalian berupa :
Artikel, pertanyaan seputar islam/ramadhan ( yang nantinya akan dijawab oleh tim assatid Alfalah ), serta kritik dan saran dapat disampaikan melalui tYo / diNi
ceritanya...
H o M e
hallo
[ **...isi buku tamu yuukk...** ]
[ **...mo liat yg udah ngisii??...**
]
-ali- anna - anto - deni -dini - - fattah - iman - liana - machtum - novi - - rhini - siswantoro - tohirin - tyo- - ulla - upi herlina -
kesaan pesaan
archieve
:: October 2004 ::
:: November 2004 ::
:: December 2004 ::
|